Dalam dunia industri maupun komersial tidak terlepas dari kebutuhan pompa dengan rekayasa berkualitas tinggi. Head pompa adalah salah satunya, proses memindahkan berbagai macam cairan akan semakin mudah dan efisien.

Ketika Anda memilih sebuah pompa, tentu harus mengetahui aliran serta head yang dibutuhkan untuk mengalirkan cairan yang hendak dipompa. Kemudian untuk mengalirkan sejumlah zat cair sesuai perencanaan memerlukan energi per satuan berat. Oleh sebab itu, sebaiknya kenali pompa lebih dalam, karena terkadang banyak istilah sulit ditemui di dunia pompa terutama untuk Anda yang masih awan.

Pengertian Head Pompa

Konsep head merupakan salah satu karakteristik fisik dari pompa yang sering disalah artikan oleh banyak orang. Hal ini terkait dengan tekanan, lantas seperti apakah yang tepat?

Kami akan memberikan penjelasan secara lengkap, karena head pompa adalah salah satu istilah yang wajib diketahui. Head pompa atau kepala pompa sangat berkaitan erat dengan tekanan. Lalu konsep head pompa sebenarnya sangat simple untuk didefinisikan, hanya saja akan membingungkan bila konsep tersebut diterjemahkan dengan contoh yang melibatkan pompa nyata.

Head pompa adalah ketinggian maksimum yang bisa dicapai pompa untuk memompa melawan tekanan. Secara intuitif, apabila sebuah pompa bisa menghasilkan tekanan lebih banyak, maka pompa tersebut bisa memompa cairan lebih tinggi. Dengan demikian secara otomatis akan menghasilkan head lebih tinggi pula.

Perlu Anda ketahui, semakin tinggi cairan,  akan memerlukan pompa yang semakin tinggi pula. Dengan begitu, akan memerlukan kemampuan memompa air ke dalam pipa pelepasan vertikal, karena head yang diberikan oleh cairan di tangki hisap.

Kepala dapat bervariasi pada penampang yang berbeda, namun pada kenyataannya selalu ada rugi energi. Ada beberapa jenis head, misalnya saja static discharge head dan static suction head.

Static discharge head merupakan ketinggian secara vertikal dari cairan yang dihitung dari titik pusat pompa, tujuannya adalah memindahkan cairan yang paling tinggi. Sementara itu, static suction head merupakan ketinggian vertikal yang dapat menurun akibat gaya gravitasi menuju inlet dari pump.

Ukuran head akan memberikan manfaat terkait perbedaan level cairan di tangki hisap dan head di pipa pelepasan vertikal. Lalu, angka ini lebih dikenal dengan total head yang dapat dihasilkan oleh pompa.


cta-banner-category

Total Head Pompa

Head pompa adalah salah satu istilah yang telah Anda ketahui setelah menyimak penjelasan di atas. Selanjutnya ketahui peningkatan dan penurunan level cairan dalam tangki hisap. Apabila terjadi peningkatan level cairan dalam tangki hisap maka akan meningkatkan head, sebaliknya akan menghasilkan head yang lebih rendah bila terjadi penurunan level.

Kebanyakan pemasok pompa tidak memberitahukan kepada klien mengenai berapa banyak head yang dihasilkan oleh pompa. Pasalnya mereka tidak dapat memprediksi berapa tinggi cairan di tangki hisap.

Namun, sebagai gantinya akan ada laporan total head pompa. Perbedaan ketinggian antara level cairan di tangki hisap dan kolom air dapat dicapai oleh pompa. Kemudian total head pompa adalah tidak tergantung pada level cairan di tangki hisap.

Perlu Anda ketahui persamaan yang berlaku pada kepala hisap positif (ketinggian cairan di tangki hisap di atas pompa) atau negatif (level cairan di tangki hisap di bawah pompa). Dimana total head (H t) adalah debit head (H d) dikurangi suction head (H s). Dengan kata lain H t = H d – H s.

Head total pompa adalah dasar yang sangat bermanfaat untuk dipahami ketika bekerja dengan sistem pemompaan. Hal tersebut memberikan pemahaman tentang persyaratan sistem untuk pemilihan pompa terbaik.

Selain itu juga sebagai pertimbangan utama konsumsi sebuah energi. Ketika Anda melakukan perhitungan, pastikan memberikan unit yang benar agar perhitungan keluar secara tepat. Satuan yang paling umum menggunakan kerapatan relatif yang dikenal dengan berat jenis dan konstanta konversi.

Anda dapat menggunakan beberapa persamaan untuk mengubah tekanan menjadi ukuran yang tepat. Hal yang tidak kalah penting adalah melakukan pengujian ketat pada pompa dengan akreditasi pihak ketiga berdasarkan permintaan. Hal tersebut sangat bermanfaat untuk memverifikasi kinerja pompa.

Hendaknya pemasok pompa mempunyai fasilitas canggih untuk memastikan pengujian kinerja pompa standar yang mutakhir. Sehingga dapat memberikan jaminan kualitas dan keunggulan operasional.

Produk Terkait Winston Indonesia

Wilden

Flux Electric Drum Pump

QUANTM – Electric Double Diaphragm Pump (EODD)

Cara Menentukan Pilihan Pompa

Untuk memilih pompa yang dibutuhkan, Anda harus memperhatikan head total dan laju aliran. Kemudian kedua besaran ini akan saling berhubungan.

Head pompa maksimum (shuf-off head) adalah pencapaian laju aliran nol. Peningkatan laju aliran ini akan menyebabkan gesekan ke dalam sistem ketika cairan mengalir di sepanjang pipa dari tangki hisap ke pompa. Lalu dari pompa menuju ke pipa pembuangan.

Gesekan ini akan mengurangi jumlah total head  yang diperoleh pompa. Kenyataannya, ketika aliran meningkat dan gesekan meningkat, head total justru semakin menurun. Jumlah head yang hilang akibat gesekan tersebut dikenal dengan istilah friction head atau friction-loss.

Head total pompa adalah selisih antara head pelepasan dengan head hisap. Lalu ditambah dengan head gesekan. Kemudian jumlah ini akan lebih kecil dari head pemutus.

Plot head versus laju aliran disebut kurva kinerja pompa. Setiap pompa sentrifugal akan diperoleh dari kurva kinerja yang memplot head versus flow rate. Selanjutnya laju aliran yang diperlukan dan head total akan berpotongan pada titik tertentu pada kurva kinerja pompa.

Jika Anda membandingkan kinerja pompa dengan kurvanya akan memungkinkan untuk menentukan apakah pompa sudah sesuai dengan kebutuhan.

Kemampuan Head Pompa

Head pompa adalah pompa yang sering digunakan untuk memompa air ke atas ke tingkat yang lebih tinggi. Misalnya saja tangki penyimpanan yang berada di puncak bukit. Pompa yang Anda butuhkan harus menggunakan head dan diukur dalam meter.

Dengan demikian anda akan mengetahui kemampuan pompa yang sesuai dengan aplikasi. Alasan lain menggunakan head pompa adalah cairan yang dipompa mempunyai viskositas sama dengan air. Pasalnya head akan identik untuk berbagai jenis cairan.

Hal tersebut memungkinkan terjadinya penggunaan tekanan untuk menentukan karakteristik pompa. Meskipun terdapat beberapa pemasok pompa yang menggunakan tekanan untuk mengkarakteristik produk tersebut. Namun sebagian besar pompa masih diklasifikasikan oleh total head yang dihasilkan.

Pompa terbaik dapat menangani berbagai zat korosif dan abrasif. Karena pompa direkayasa secara khusus untuk beroperasi pada kapasitas lebih tinggi sesuai dengan permintaan klien. Solusi pompa terintegrasi jika tersedia berbagai macam kapasitas pemompaan, sehingga lebih fleksibel dan tahan lama.

Head pompa adalah energi per satuan berat, istilah dalam dunia perpipaan yang satu ini wajib Anda ketahui. Dalam dunia industri, khususnya kelautan, minyak, dan gas membutuhkan pompa yang dirancang dan diproduksi dari material yang ideal untuk pekerjaan tersebut.  Anda harus memilih penyedia berbagai macam pompa dari tenaga profesional, ayo segera kunjungi profil Winston Indonesia di web resminya untuk mendapatkan produk ideal yang dibutuhkan.

FAQ Seputar Head Pompa

Apa yang dimaksud dengan head pompa?

Head pompa adalah ukuran energi yang diberikan pompa kepada fluida untuk mengalirkannya melalui sistem. Satuan head biasanya menggunakan meter atau feet. Head tidak hanya berkaitan dengan tinggi angkat cairan, tetapi juga mencakup hambatan pipa, fitting, valve, dan tekanan pada sisi discharge.

Apakah head pompa sama dengan tekanan?

Tidak. Head dan tekanan saling berkaitan, tetapi keduanya berbeda. Head menggambarkan energi pompa per satuan berat fluida dan biasanya dinyatakan dalam meter, sedangkan tekanan dinyatakan dalam bar, psi, atau kPa. Pada head yang sama, nilai tekanan dapat berbeda jika jenis atau densitas fluida berubah.

Apa itu Total Dynamic Head atau TDH?

Total Dynamic Head atau TDH adalah total kebutuhan energi yang harus diatasi pompa agar fluida dapat mengalir dari titik suction menuju titik discharge. TDH umumnya terdiri dari static head, friction loss, pressure head, dan velocity head.

Apa perbedaan static suction head dan suction lift?

Static suction head terjadi ketika permukaan cairan pada tangki sumber berada lebih tinggi daripada centerline pompa. Kondisi ini membantu fluida masuk ke pompa.

Sementara itu, static suction lift terjadi ketika permukaan cairan berada lebih rendah daripada centerline pompa. Dalam kondisi ini, pompa harus menarik fluida dari posisi yang lebih rendah sehingga risiko gangguan suction dan kavitasi perlu lebih diperhatikan.

Mengapa friction loss dapat membuat kebutuhan head meningkat?

Friction loss terjadi karena gesekan fluida dengan dinding pipa dan komponen perpipaan. Semakin panjang jalur pipa, semakin kecil diameter pipa, atau semakin banyak valve dan elbow yang digunakan, semakin besar pula head yang harus dihasilkan pompa.

Apakah pompa dengan head lebih tinggi selalu lebih baik?

Tidak selalu. Pompa dengan head terlalu tinggi dapat membuat sistem bekerja tidak sesuai titik operasinya. Kondisi ini berpotensi meningkatkan konsumsi energi, menimbulkan getaran, mempercepat keausan komponen, atau membuat debit aktual tidak sesuai kebutuhan.

Pompa sebaiknya dipilih berdasarkan kebutuhan flow rate dan TDH sistem, bukan hanya berdasarkan head tertinggi.

Apa hubungan head pompa dengan flow rate?

Pada pompa sentrifugal, head biasanya akan menurun ketika flow rate meningkat. Hubungan tersebut terlihat pada pump curve. Titik kerja aktual pompa terjadi saat kurva pompa bertemu dengan system curve, yaitu kurva kebutuhan head dari instalasi perpipaan yang digunakan.

Apa itu NPSH dan mengapa penting?

NPSH atau Net Positive Suction Head adalah parameter yang digunakan untuk menilai kondisi tekanan pada sisi suction pompa. NPSH penting untuk mencegah kavitasi, yaitu kondisi ketika gelembung uap terbentuk dan pecah di dalam pompa.

cta-banner-form